Portal Resmi Kelurahan Sukolilo โ€“ Kecamatan Tuban โ€“ Kabupaten Tuban Minggu, 25 Oktober 2026
Antisipasi Judol, Pendamping PKH Sukolilo Beri Bimbingan Khusus ke KPM
โ† Kembali ke Berita
Sosial ๐Ÿ• 24 September 2026

Antisipasi Judol, Pendamping PKH Sukolilo Beri Bimbingan Khusus ke KPM

SUKOLILO โ€“ Dalam rangka meningkatkan komitmen dan kapasitas pemahaman para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Sukolilo menggelar pertemuan rutin Kelompok Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2). Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (24/09/2026) mulai pukul 14.00 WIB, bertempat di Balai Kelurahan Sukolilo.

Pertemuan bulanan edisi September 2026 ini dipimpin langsung oleh Pendamping PKH Kelurahan Sukolilo, yang akrab disapa Mbak Dinda. Acara tersebut dihadiri oleh puluhan ibu-ibu dan bapak-bapak KPM yang tampak antusias mengikuti jalannya penguatan materi.

Dalam pengarahannya, Mbak Dinda menekankan pentingnya kehadiran dan keaktifan para anggota kelompok dalam setiap pertemuan P2K2. Menurutnya, P2K2 bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan sarana krusial untuk mengedukasi keluarga mengenai pengelolaan keuangan, kesehatan, pengasuhan anak, hingga perlindungan anak.

"Pertemuan ini adalah ruang belajar kita bersama. Kami berharap melalui materi-materi yang disampaikan hari ini, para KPM bisa lebih mandiri secara ekonomi dan mampu memberikan pola asuh terbaik demi masa depan anak-anak mereka," ujar Mbak Dinda di hadapan para peserta.

Selain penyampaian modul edukasi, pertemuan kali ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan evaluasi pemanfaatan bantuan sosial PKH periode berjalan. Pertemuan yang berjalan dengan tertib dan interaktif ini diakhiri dengan doa bersama dan komitmen KPM untuk menerapkan ilmu yang didapat di lingkungan keluarga masing-masing.

kegiatan pertemuan P2K2 di Kelurahan Sukolilo
Pertemuan bulanan ini Selain menyampaikan modul rutin mengenai pengelolaan keuangan dan pengasuhan anak, agenda kali ini memberikan perhatian khusus pada pengawasan pemanfaatan dana bantuan sosial.  Dalam arahannya, Mbak Dinda memberikan bimbingan dan peringatan keras terkait maraknya indikasi penggunaan dana bantuan sosial untuk judi online (judol). Beliau menegaskan bahwa bantuan PKH ditujukan mutlak untuk pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, seperti pendidikan anak dan pemenuhan gizi kesehatan.

"Kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas berkoordinasi dengan pusat jika menemukan ada oknum KPM yang menyalahgunakan dana bansos untuk judi online. Uang negara ini hak anak-anak kita untuk sekolah dan sehat, bukan untuk dipertaruhkan di meja judi digital," tegas Mbak Dinda di hadapan para peserta.

Melalui bimbingan khusus ini, para KPM diharapkan dapat saling mengingatkan di dalam lingkungan keluarga masing-masing agar terhindar dari jeratan judi online yang dapat merusak ekonomi keluarga. Acara yang berlangsung secara interaktif ini ditutup dengan evaluasi penyaluran bansos periode berjalan serta komitmen bersama dari seluruh anggota kelompok. (Mas Naw)